Archive for the ‘travelling’ Category
Tempat Makan Enak di Bali
Bali..memang sebuah tempat yang perfect sebagai sebuah wisata kuliner disamping wisata pemandangan alamnya yang super indah tersebut. Beberapa tempat makan di Bali, terutama didaerah Kuta, Sanur, dan Denpasar yang menjadi rekomendasi saya saat ini adalah :
1. Warung Mak Beng
Warung yang terletak di jalan pantai Sanur dekat Museum Le Majeur, diujung jalan Hang Tuah/jalan Pantai yang menuju ke Hotel Inna Grand Bali Beach. Tempat maupun menu masakannya terbilang sangat sederhana, menu setnya hanya sepiring nasi putih, sepotong ikan goreng, sup ikan ditemani dengan sambal khasnya.
Hidangan yang luarbiasa maknyuuus ini disajikan dalam keadaan panas. Sehingga membuat kita yang memakannya seperti melakukan sauna, keringat mengucur deras karena efek dari sup yang diberi bumbu yang kaya akan rempah-rempah tersebut.Hmm..lezaaaattt.
Terakhir kami kesana sekitar bulan Agsutus 2007, harga untuk satu set tersebut adalah Rp. 16.000,- sedangkan untuk minuman sekitar Rp. 2000-Rp. 5000,-. Untuk catatan, banyak sekali yang makan siang ditempat ini, sehingga seringkali jam 3 sore persedian menu sudah habis. So, lebih pagi lebih baik tentunya.
Dan setelah makan, kita dapat berjalan-jalan melihat pemandangan diseputar pantai Sanur, mencoba kayaking, melihat museum lukisan Le Mayeur, dsb.
2. Warung Wardhani
Bali terkenal dengan nasi campur-nya yang berisi setangjup nasi putih, ditemani dengan lauk pauk seperti sate lilit, sayur, ayam suwir, ati-ampela cincang, daging semur, telor pindang, dsb.
Sebenarnya banyak sekali tempat untuk makan nasi campur di daerah denpasar, dan sekitarnya. Akan tetapi, tetap saja apabila dibandingkan rasa dan harga, warung Wardhani masih menjadi favorit saya.
3. Warung Ayam Kadewatan Ibu Mangku
Pertama kali kesini sekitar 3 bulan yang lalu, diberitahu oleh teman kami bahwa ada tempat makan nasi campur ayam khas Bali yang enak, dengan suasana yang menyegarkan. Saat itu juga kami meluncur kearah Jl. Tukad Badung, Denpasar (dekat jl. Pemuda).
Tempatnya cukup cozy, karena berkonsep rumah panggung2, dengan gemericik air dan suasana yang hijau. Menu set nasi campurnya berisi nasi putih, ayam suwir/dada ayam dimasak opor, sayur kacang panjang, sambal, dengan porsi dan rasa yang sangat pas dan cocok bagi lidah kami. Masakannya juga tidak terlalu pedas. Minuman yang oke disini untuk dicicipi menurut saya adalah es teh manisnya yang khas sedap wangi. Dan untuk itulah beberapa kali saya mampir ketempat ini.
Selain itu, banyak snack-snack yang menarik juga untuk dicoba, seperti kripik usus, kripik ceker, peyek bayam , dll.
4. NASI PECEL IBU TINUK
Bagi kawan-kawan yang ingin merasakan masakan jawa, nasi pecel Bu Tinuk dapat menjadi alternatif yang okeh juga untuk mendapatkan rasa dan harga yang sesuai. Warung Nasi Pecel Ibu Tinuk terletak dibeberpa tempat di Kuta yaitu di Raya Kuta dan Jalan Kediri, dan satu lagi di Jalan Teuku Umar, Denpasar.
Dengan keberagaman menu mulai dari nasi pecel saja (Rp. 3500), sampai ayam kalasan (Rp.12.000), otak goreng, empal, dan aneka sayur tersaji dengan manis disana. buka mulai pukul 9 pagi hingga 12 malam, menjadikan tempat makan ini menjadi pilihan disamping fastfood2 yang membosankan tersebut.
yah..itulah riview singkat saya mengenai tempat-tempat makan enak di bali, semoga bermanfaat. Pokoknya Maknyuuuusss!!!!
Rental Surfing Board Cukup Murah di Kuta, Bali
Akhirnya, gw nyoba juga surfing di Kuta. Pagi itu, sekitar jam 9, kita bertiga keluar kamar hotel Fat Yogi di Poppies I, dengan celana pendek, kaos, dan alas kaki secukupnya . Mulai nanya2 harga sewa Surfing Board..dua toko di poppies menawarkan dengan harga yang cukup lumayan Rp.50.000/hari/pagi-malam (sambil ngasih tau kalo sewa di pantai katanya malah akan lebih mahal, karena ngitungnya perjam). Disebelah kiri jalan Poppies I menuju pantai Kuta, kami mampir ketempat sewa Surfing Board yang lain, dan akhirnya kamipun mendapatkan harga yang cukup bagus Rp. 25.000/board/hari. Beda harga antara Surfing Board denga Bodysurfing board (ini buat yang baru pertama kali pengen nyoba surfing) disini cuma Rp. 5.000,-
Akhirnya kami pun larut dalam kegembiraan yang luar biasa, hingga tanpa terasa pluit panggilan untuk segera mentas dari para penjaga pantai pun terdengar, karena matahari telah terbenam.
Selamat mencoba!
RAFTING IN BALI; TELAGA WAJA IS OWESOME
Seminggu sebelum berangkat, saya dan kawan-kawan mengumpulkan berbagai data untuk misi kerja kita selama seminggu di Bali. Beberapa hotel, cottage dan tempat yang sekiranya akan menjadi tujuan survei untuk acara kami BRIDGE of YOUTH 2007 telah kami list sedemikian rupa. Tetapi tetap pada akhirnya kami juga mencari berbagai tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi. Kegiatan yang sepertinya asyik untuk dilakukan pada saat waktu libur/hari Minggu juga kami buat list tersendiri.
Saya dan kawan-kawan sepakat untuk melakukan rafting bersama di Telaga Waja. Sore itu kami langsung menghubungi tour agent terdekat untuk menanyakan harga dan berbagai hal lainnya tentang Rafting di Telaga Waja, setelah ngobrol-ngobrol melalui telepon kami pun deal dengan harga Rp. 200.000,- perorang dengan fasilitas yang cukup baik. Kemudian malam itu kami semua packing karena besok pagi kita akan di jemput pukul 8 pagi, setidaknya masing-masing kami mempersiapkan satu buah kaos dan celana ganti, kamera digital saku untuk merekam momen2 istimewa juga kami siapkan karena dari informasi kita dapat membawa sertanya.
Keesokan pagi sekitar pukul 8 pagi sebuah mobil APV silver menjemput kami berempat. Perjalanan yang memakan waktu kurang lebih 1,5 jam itupun saya nikmati betul, karena sepanjang jalan tersebut keindahan alam, maupun kegiatan sosial masyarakat Bali sangatlah fantastik dan unik. Sehingga dalam perjalanan saya berfikir bahwa perjalanan inipun sudah menjadi bagian dari paket rafting yang akan sangat menyenangkan.
Singkat cerita sampailah kita di starting point di Dusun Langsat, Rendang-Karangasem. Disana kami melihat sudah banyak orang Indonesia maupun turis asing yang tengah melakukan persiapan dengan memakai berbagai alat keselamatan ber-standar internasional untuk melakukan rafting seperti helm, dan jaket pelampung. Kedatangan kami disambut oleh Bli Wayan dengan ramah, setelah memperkenalkan dirinya sebagai instruktur kita, kami terlebih dahulu dipersilahkan untuk menikmati kopi dan teh hangat yang telah dipersiapkan. Setelah selesai, kita mengambil jaket pelampung, helm dan dayung. Ready to go…!!!
Setelah turun menyusuri bukit setinggi kurang lebih 100 meter, sampailah kami di starting point. Setelah memilih perahu dan diberikan beberapa instruksi selama 7 menit dari instruktur kamipun langsung take off…wuuusssh…”Haiyyyaaa..Gogogo..!!”.Teriakan-teriakan kesenangan pun keluar dari mulut kami berempat. Hehehehe..rasa tegang dan penasaran yang menyelimuti saya akhirnya berubah menjadi keasyikan..jernihnya air telaga waja yang konon berasal dari sebuah mata air, derasnya arus sungai dengan riam-riamnya, keindahan alam pedesaan dengan sawah-sawah terasering dengan sistem Subaknya, tebing-tebing, dan beberapa air terjun yang indah menjadikan perjalanan kita selama 2,5 jam yang mengarungi sungai sepanjang 12 km tersebut sekan lewat dengan cepat begitu saja.
Akhirnya kamipun sampai di finish point..To be continue…
Jalan-jalan ke Bali Yuuk.. Murah Meriah plus Enak!!
2 bulan yang lalu saya dan beberapa teman mengunjungi Pulau Dewata yang memang keindahan alamnya seindah namanya tersebut. Memang sih kunjungan kita saat itu dalam rangka kerja, tapi disela-sela kegiatan kita mencoba untuk menikmati keakraban masyarakat lokal, wisata kuliner – mencoba berbagai masakan tradisional Bali-, mengunjungi pusat-pusat keramaian, wisata yang menarik untuk dikunjungi oleh kita semua.
Berangkat dengan penerbangan yang menawarkan tiket murah meriah bisa menjadi pilihan yang bijak..mengingat perjalanan Jakarta – Denpasar hanya sekitar 1 jam 44 menit.
Bali hingga saat ini terkenal dengan pantai dengan pasir putihnya yang sangat indah, beberapa pantai yang ok banget dan harus kita datangi pastinya adalah pantai Kuta. Pantai yang dapat kita akses dari bandara Ngurah Rai sekitar 10-15 menit dengan taksi ataupun kendaraaan lain adalah salah satu tempat favorit untuk melakukan surfing baik untuk para pemula maupun intermediate. Disini terdapat banyak sekali penginapan mulai dari kelas melati hingga ke Bintang 5 seperti Hardrock Hotel, dsb.
Untuk teman-teman yang ingin mendapatkan hari-hari yang menyenangkan di Bali akan tetapi keuangannya terbatas, di daerah pantai Kuta ini terdapat banyak hotel kelas Melati yang kamarnya untuk semalamnya mulai dari harga Rp. 50.000 (fan), Rp. 110.000 (AC), ataupun yang fasilitasnya sudah lengkap kamar luas termasuk makan pagi, TV kabel, dan kolam renang di hotel dengan harga sekitar Rp.180.000,-. hotel-hotel murah ini berada di Jalan Poppies I dan Poppies II yang berjarak hanya 100 meter dari pantai Kuta maupun pusat belanja di Jalan Legian, sebagai tempat akomodasi tempat ini sangatlah tepat karena disana terdapat banyak Warnet, minimarket maupun Circle K, bar, restoran, warung-warung kecil, pusat informasi pariwisata hingga tempat penyewaaan motor maupun mobil.
Sebagai tempat wisata kuliner Bali sangatlah fantastis dengan banyaknya pilihan masakan. Mulai dari masakan tradisional Bali seperti Nasi Campur, Seafood ala Jimbaran ke Pecel Bu Tinuk ala Jogja hingga masakan Eropa tersedia disana. Sebutkan saja beberapa diantaranya yang ok banget dengan Nasi campurnya adalah Warung Made di Jalan Pantai Kuta maupun yang di Seminyak (baru), Warung Satria (makanannya di sini Halal) salah satu yang kita coba ada di Jl. Kedondong, dan Ayam Kadewatan di Denpasar (untuk yang terakhir, saya dan teman2 setuju bahwa ini yang paling maknyuss..!!).
Banyak sekali kegiatan yang dapat kita lakukan selama di Pulau Dewata ini, salah satu yang menarik disamping melakukan kunjungan keberbagai “Hotspot-hotspot” adalah Rafting atau pengarungan arus liar. Di Bali ada dua tempat yang oke BANGET untuk melakukan rafting, yang pertama adalah di Sungai Ayung dan yang kedua di Telaga Waja.





